Pakaian (sandang) adalah salah satu kebutuhan pokok manusia di samping makanan
(pangan) dan tempat tinggal (papan). Selain berfungsi menutup tubuh, pakaian
juga dapat merupakan pernyataan lambang status seseorang dalam masyarakat.
Sebab berpakaian ternyata merupakan perwujudan dari sifat dasar manusia yang
mempunyai rasa malu sehingga berusaha selalu menutupi tubuhnya.
Oleh karena itu, betapapun sederhana bentuknya tapi usaha
untuk menutupi tubuh itu masih ada. Misalnya, orang Irian Jaya yang
memakai koteka untuk laki-laki dan sali lokal untuk
perempuannya. Busana tersebut hanya menutupi bagian-bagian tertentu dari tubuh
yang dianggap vital. Namun, bangsa yang menganggap diri mereka berbudaya pun
sering tak segan-segan untuk meninggalkan busana mereka. Semakin minim, semakin
seksi, dianggap menjadi semakin menarik. Itulah akibat jika berpakaian hanya
berdasarkan budaya masyarakat dan mengikuti mode saja.